Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘tentang Ekonomi’ Kategori

Sejatinya tidak butuh kita atas pengakuan tertulis dari bangsa Belanda itu.Toh kita telah, selama ini dan akan baik-baik saja. Kesediaan sampeyan ke sana seakan menegasi keseluruhan perjuangan dan pengorbanan tak terperi itu. Kalau mau memberi pengakuan, seharusnya Belanda yang perlu bersusah-susah mengantarkannya ke sini bukan malah sampeyan yang harus ke sana. tidak sepantasnya mas presiden sebagai simbol bangsa jauh-jauh ke sana untuk terima itu pengakuan, itu namanya merendahkan diri mas.

Untuk mentranslate bahasa

Oleh : Teguh Rachmanto (Pengurus LAKPESDAM NU Cabang Surabaya) Tulisan ini adalah intisari diskusi penulis dengan Gus Udin, salah seorang Pengurus Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Cabang Surabaya di malam bulan Ramadlan 1431 H. Dasar pemikiran yang melatar belakangi diskusi ini adalah perlunya kajian-kajian keNUan yang berdasarkan otentitas sejarah dikembangkan untuk menyegarkan kembali semangat Nahdlatul Ulama, yang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pendahuluan Inilah sabda Nabi yang menjelaskan zakat fitrah, diriwayatkan oleh paling tidak enam imam hadits yang paling otoritatif dalam Islam : Dari Ibnu Umar r.a. ia berkata : “Rasulullah saw. telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum kepada hamba sahaya, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil dan orang dewasa dari [...]

Untuk mentranslate bahasa

Setiap musim tanam, petani selalu mengeluhkan langka dan mahalnya harga pupuk. bukan tanpa alasan mereka mengeluh. Karena mereka menyadari bahwa keluhan mereka di musim tanam akan berlanjut hingga musim pasca panen. sebabnya adalah harga jual hasil produk pertanian mereka yang anjlok. seolah sudah menjadi hukum alam bahwa petani Indonesia tidak akan menikmati hasil jerih payahnya. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Beyond Number

Oleh: Hasanuddin Pernahkah anda di hadapkan pada suatu kondisi di mana di depan anda berserakan data-data dari berbagai hasil riset , dalam otak anda tentu berpikir data sebanyak ini ngomong apa sih, dan kemudian anda akhirnya kebingungan data sebanyak ini mau digunakan untuk apa. Atau anda termasuk orang yang tidak gampang percaya dengan dengan hasil [...]

Untuk mentranslate bahasa

Penulis : M. Agus Nasruddin (Lege) Belakangan ini demo menentang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM makin digandrungi. Sebagaimana tradisi sebelumnya, demo kali ini juga dipelopori mahasiswa. Baik yang masih aktif kuliah, sedang skripsi maupun yang sedang terancam DO (Drop Out). Situasinya hampir sama dengan pada saat Reformasi ‘98. Hanya bedanya, pada tahun 98 hukum mahasiswa [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh : M. Agus Nasruddin (Lege) Pagi itu Totok duduk selonjor di emperan halaman rumah saya. Ia duduk tepat di samping sepeda motornya yang sedang membonceng dua keranjang penuh sayuran. “Sayur-sayur” teriaknya sembari mengelap tetesan keringat yang meluncur menelusuri ruas wajahnya. Ya, Totok adalah tukang sayur yang setiap pagi melintas di gang rumah. Usianya sekitar [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh : Teguh Rachmanto Tulisan ini bermula dari kegelisahan akan rencana kenaikan harga BBM yang sudah diumumkan oleh SBY.Penulis berupaya menghubungkan antara “kewarganegaraan”, prinsip-prinsip demokrasi, dan advokasi kebijakan dalam merespons kenaikan BBM kali ini. Advokasi adalah sebuah cara dimana kita mempengaruhi para pengambil kebijakan tentang sesuatu yang benar-benar kita percayai (we strongly believe in)

Untuk mentranslate bahasa

Venusight

Oleh: Hasanuddin Bicara soal riset pasar, secara umum ada 4 metode yang biasa dilakukan. Pertama adalah Data Mining, yaitu melakukan penggalian data berdasarkan sumber-sumber sekunder seperti database perusahaan, laporan tahunan, majalah, koran, Internet, dan sebagainya. Kedua adalah Survei, yang mewawancarai sejumlah orang berdasarkan jumlah kuota tertentu—disebut responden—secara langsung (face-to-face) maupun tidak langsung (via telepon, surat, [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ibu Sebagai Reklame

Oleh: Hasanuddin (hasanuddin@markplusinc.com) Ibu secara tradisional dalam rumah tangga berperan dalam tiga –ur yaitu dapur, sumur dan kasur, maksudnya, peran soerang ibu sebagain besar waktunya di habiskan untuk mengurusi tetek-bengek urusan rumah tangga. Bila di terjemahkan dengan bahasa yang lebih modern maka peran Ibu begitu dominan di keluraga apabila menyangkut kebutuhan produk yang ada di [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.