Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Juni, 2008

Beyond Number

Oleh: Hasanuddin
Pernahkah anda di hadapkan pada suatu kondisi di mana di depan anda berserakan data-data dari berbagai hasil riset , dalam otak anda tentu berpikir data sebanyak ini ngomong apa sih, dan kemudian anda akhirnya kebingungan data sebanyak ini mau digunakan untuk apa. Atau anda termasuk orang yang tidak gampang percaya dengan dengan hasil riset [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh : Salahuddin Wahid *
Mengamati konflik internal PKB mutakhir, saya menerima SMS, antara lain dari Acep Zamzami Noor, putra KH Ilyas Ruchyat salah seorang deklarator PKB. Kang Acep tamatan Seni Rupa ITB yang menerima penghargaan internasional dalam penulisan puisi.
Menurutnya, warga NU tidak berbakat menjadi politisi. Mereka berbakat menjadi ulama, seniman, penyair, dan budayawan. Pendapat [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tantangan pada saat ini adalah menemukan identitas yang bisa membangun rasa memiliki pada Islam dan juga memelihara rasa memiliki itu pada jaringan yang lebih besar dan luas yang dimotivasi oleh ideologi-ideologi dunia, keimanan-keimanan yang lain, dan keprihatinan global (Abdurrahman Wahid, 1986).
Pendahuluan
Anggaplah bahwa ajaran dan pengikut Ahmadiyah mengakui bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi, bukan sekadar [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh : Moch. Zikky
Kedatangan Boss Microsoft William H Gates (Tapi “H” nya bukan Haji lo..!) atau yang lebih kita kenal dengan Bill Gates disambut dengan tanggapan yang kontroversial oleh masyarakat Indonesia. Pemerintah merasa tersanjung karena telah kedatangan tamu agung dari negeri paman Syam dan Indonesia telah dilirik sebagai negeri berkembang yang patut ditarik dan didorong [...]

Untuk mentranslate bahasa

45 Menit Bersama Gus Sholah

Oleh : Teguh Rachmanto
Kamis, 29 Mei 2008 Pengurus Komisariat PMII Sepuluh Nopember bersama JEPITS berkesempatan untuk berdialog dengan Gus Sholah. Alhamdulillah, obrolan singkat yang “ngalor-ngidul” tersebut ternyata menyisakan beberapa persoalan penting untuk dipikirkan ulang bersama-sama.
TIGA PERSOALAN KUNCI :
Pertama, Bagaimana formulasi yang tepat dalam mewujudkan jargon “profesionalisme kader” yang tidak abai terhadap “spirit gerakan”?

Untuk mentranslate bahasa